3 Strategi Efektif Mempertahankan Komunikasi DEI di Tengah Tekanan Politik
PRINDONESIA.CO | Rabu, 26/02/2025
3 Strategi Efektif Mempertahankan Komunikasi DEI di Tengah Tekanan Politik
Diversity, Equity, and Inclusion (DEI)
Dok. PR News

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan yang berkomitmen pada inisiatif Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif. Namun, di tengah dinamika politik yang berkembang, tak sedikit organisasi yang mengalami tekanan hingga harus menarik kembali komitmen tersebut. Sepetti dikutip dari PR News Online (21/02/2025), beberapa perusahaan besar seperti Target, Meta, dan Walmart telah mengurangi inisiatif DEI mereka akibat perubahan kebijakan politik. Kondisi ini memicu reaksi publik, termasuk boikot dan tuntutan hukum dari konsumen yang merasa kecewa.

Namun, tidak semua perusahaan menyerah pada tekanan ini. Costco, misalnya, tetap mempertahankan nilai-nilai DEI mereka dengan pendekatan komunikasi yang transparan kepada karyawan, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya. Konsistensi dalam komunikasi DEI terbukti dapat meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat reputasi perusahaan.

Bagi praktisi Public Relation, penting untuk memahami bagaimana mempertahankan strategi komunikasi DEI di tengah tekanan politik. Berikut adalah tiga langkah yang dapat diterapkan menurut Brennan Nevada Johnson, Founder & CEO of Brennan Nevada Inc

  1. Melawan Misinformasi dengan Narasi yang Kuat
    Seiring meningkatnya perdebatan mengenai DEI, banyak informasi keliru yang beredar. Oleh karena itu, praktisi PR  perlu menyajikan data yang akurat serta membangun narasi yang jelas tentang manfaat DEI. Pendekatan ini dapat dilakukan melalui storytelling yang efektif agar publik memahami bahwa inisiatif DEI tidak hanya tentang keberagaman ras, tetapi juga mencakup aksesibilitas, kesetaraan gender, dan penerimaan terhadap perbedaan.
  2. Komunikasi yang Autentik dan Konsisten
    Komunikasi yang otentik akan membantu membangun kepercayaan. Penting bagi perusahaan untuk secara terbuka menjelaskan setiap kebijakan DEI yang diambil, termasuk alasan di balik keputusan tersebut. Pemimpin perusahaan memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan ini agar seluruh pemangku kepentingan memahami dan mendukung langkah yang diambil.
  3. Memahami Esensi DEI yang Sesungguhnya
    DEI bukan sekadar tren atau kebijakan sementara. Lebih dari itu, DEI bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang menghargai setiap individu. Dengan pemahaman yang lebih luas tentang konsep ini, praktisi PR dapat menyusun strategi komunikasi yang tidak hanya berdampak pada reputasi perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi karyawan dan masyarakat.

Dengan menerapkan strategi komunikasi yang efektif, perusahaan dapat tetap mempertahankan nilai-nilai DEI tanpa harus terpengaruh oleh tekanan politik. Bagi praktisi PR, kemampuan menavigasi tantangan ini menjadi kunci dalam menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap organisasi mereka.(RHO)

 

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
tentang penulis
komentar (0)
TERPOPULER

Event

CEO VIEW

Interview

Figure

BERITA TERKINI